Satya Adhi Wicaksana

Kamis, 18 Oktober 2018

JAKSA MENYAPA Bersama RPK FM di BPS Gereja Toraja

Kejaksaan Negeri Tana Toraja menyelenggarakan kegiatan Jaksa Menyapa bersama Radio RPK FM di halaman kantor Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja di Rantepao Toraja Utara pada hari Rabu tanggal 17 Oktober 2018.
Dialog interaktif Jaksa Menyapa ini bertujuan selain bisa menjangkau para pendengar radio RPK FM kegiatan ini juga dapat bertatap muka dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang hadir di acara Jaksa Menyapa ini. Acara ini dihadiri oleh Bupati Toraja Utara, Ketua DPRD Toraja Utara, para kepala SKPD di lingkungan Toraja Utara, Ketua BPS Gereja Toraja, serta diikuti oleh para pelajar SMP dan SMA serta mahasiswa yang ada di daerah Toraja Utara.
Sebagai narasumber Jaksa Menyapa dari Kejaksaan Negeri Tana Toraja yaitu Kajari Tana Toraja, Kasi Intel, Kasi Pidum, Kasi Pidsus, Kasi Datun, Kasi Barang Bukti, Pemeriksa, dan Kepala Cabjari di Rantepao. Selain memperkenalkan tentang Kejaksaan serta tugas dan fungsi tiap-tiap bidang yang ada di Kejaksaan Negeri Tana Toraja, para narasumber juga berdialog interaktif dengan para peserta Jaksa Menyapa dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan langsung oleh peserta.
Dengan kegiatan ini diharapkan semakin menumbuhkan kesadaran hukum di masyarakat khususnya para pelajar sebagai generasi penerus bangsa serta menjadikan kejaksaan semakin dekat dengan masyarakat.
Acara Jaksa Menyapa ini juga dirangkaikan dengan acara pelepasan balon sebagai simbol Launching Festival Budaya Kandean Dulang yang akan diselenggarakan pada bulan Desember 2018 di Rantepao Toraja Utara.



Berikut ini video rangkuman kegiatan tersebut:


0 komentar:

Posting Komentar

Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja

Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja
JEFRI PENANGING MAKAPEDUA, S.H., M.H.

Alamat Kejaksaan Negeri Tana Toraja

Total Pengunjung

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Mars Adhyaksa

Kenali Hukum, Jauhi Hukuman

Selamat Datang di Website Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.