Satya Adhi Wicaksana

  Latest Posts

Sabtu, 15 Mei 2021

Kejari Tana Toraja Mengadakan Bakti Sosial Menyambut Idul Fitri 1442 H



Dengan memanfaatkan momentum Bulan suci Ramadan dan menyambut Idul Fitri 1442 H, Pada Hari Selasa Tanggal 11 Mei 2021 Kejaksaan Negeri Tana Toraja kembali mengadakan Bakti Sosial untuk membantu masyarakat pada masa Pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan dan sumbangan kepada Yayasan Panti Asuhan Al-Hidayah Kecaatan Gandasil Kabupaten Tana Toraja. Kegiatan ini dilaksanakan lewat penyerahan secara simbolis di Kantor Kejaksaan Negeri Tana Toraja oleh keluarga besar Kejaksaan Negeri Tana Toraja kepada pengurus dan perwakilan anak yatim Yayasan Panti Asuhan Al-Hidayah. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Tana Toraja tiap tahun, baik dalam momen hari besar keagamaan maupun dalam hal yang tak terduga seperti jika terjadi musibah atau bencana alam.




Video :




Kamis, 29 April 2021

Inspeksi Umum Bidang Pengawasan KEJATI SULSEL DI Kejaksaan Negeri Tana Toraja

 




Selasa (27/04/2021) Asisten Pengawasan dan Tim Pemeriksa Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan melaksanakan inspeksi pada Satuan Kerja Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Kegiatan Inspeksi ini berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Dalam kegiatan tersebut Aswas melakukan pemeriksaan seluruh pelaksanaan kegiatan yang menjadi tugas dan tanggung jawab Kejaksaan Negeri Tana Toraja.  Kegiatan Inspeksi Umum ini dilaksanakan rutin setiap tahun oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan di seluruh Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri yang ada di wilayah Sulawesi Selatan, salah satunya Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Dengan dilaksanakannya inspeksi umum tersebut diharapkan semakin meningkatknya kualitas dan kuantitas kinerja Kejaksaan Negeri Tana Toraja serta semakin profesional. Setelah kegiatan inspeksi, Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memberikan pengarahan terhadap jajaran  Kejaksaan Negeri Tana Toraja.









Video :



Kunjungan Kerja Wakil Kepala dan Tim Penilaian WBK&WBBM Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan




Senin (19/04/2021) Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi bersama rombongan Tim Penilai WBK dan WBBM melakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Kunjungan kerja ini juga merupakan agenda Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk melihat sejauh mana pelaksaanaan manajerial, apakah telah  sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada dan juga penilaian apakah Kejaksaan Negeri Tana Toraja dapat dan layak untuk diusulkan menjadi Satuan Kerja yang mendapat predikat WBK dan WBBM. Pada kunjungan ini Wakajati dan Tim Penilai WBK dan WBBM juga melihat kondisi kantor, mengecek administrasi, perlengkapan kantor yang ada di Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Setelah mengecek keadaan lapangan , Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Selawesi Selatan memberikan pengarahan terhadap jajaran Kejaksaan Negeri Tana Toraja agar terus meningkatkan kinerja dengan cara menjaga integritas, kepercayaan masyarakat dan independensi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Jangan hanya terpaku pada keterbatasaan Sumber Daya Manusia (SDM), namun bagimana memaksimalkan potensi SDM yang ada. Dalam pengarahan tersebut Wakajati menyampaikan agar semua jajaran Kejaksaan Negeri Tana Toraja harus tetap mendukung pelaksaanaan Reformasi Birokrasi di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia dan membangun Zona Integritas Kejaksaan Negeri Tana Toraja menuju WBK dan WBBM.




Video :



Senin, 12 April 2021

Siraman Rohani Pegawai Kejaksaan Negeri Tana Toraja




Senin, 12 April 2021 Pukul 09.00 WITA, Seluruh Pegawai Kejaksaan Negeri Tana Toraja diberikan siraman rohani yang bertempat di Aula Wicaksana Kejaksaan Negeri Tana Toraja Untuk Umat Nasrani dan Mushola Kejaksaan Negeri Tana Toraja Untuk Umat Muslim. 



Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketagwaan pegawai serta sebagai landasan dalam membangun perubahan dan karakter seluruh pegawai di Kejaksaan Negeri Tana Toraja sehingga menjadi abdi negara yang berjiwa ikhlas dalam mengabdi, sadar dengan tugas dan fungsinya, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban sebagai abdi masyarakat dan abdi negara. Kegiatan siraman rohani ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dilingkungan Kejaksaan Negeri Tana Toraja.

Video



Kamis, 25 Maret 2021

Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMP Negeri 02 Rantepao Kabupaten Toraja Utara



       Pada hari Rabu Tanggal 24 Maret 2021 pukul 10.30 WITA, Kejaksaan Negeri telah melaksanakan Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMP Negeri 02 Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan ini digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran Hukum bagi masyarakat secara umum dan pelajar khususnya. Dan para pelajar memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak dini serta mengenal keakraban lembaga Kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar. 


      Dalam kegiatan ini Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja turut hadir. Kegiatan yang diikuti 53 peserta mengingat keadaan dan situasi yang masih dalam masa pandemi Covid-19. Para peserta kegiatan ini terdiri dari siswa/siswi SMP Negeri 02 Rantepao Kabupaten Tana Toraja, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru Wali Kelas dan Guru Mata Pelajaran. Dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Tana Toraja yang hadir langsung memberikan informasi Bahaya Narkotika, Bullying, Seks Bebas, dan Tindakan Bunuh Diri kepada peserta. Sebagai Narasumber Kepala Seksi Intelijen Ariel Denny Pasangkin,SH, Kasubsi Ipoleksosbudhankam Rahmad Ramadhan Nasution, dan Staf Intelijen Rizal Abdul Mughni secara bergantian menerangkan materi. 








Video :



Rabu, 24 Maret 2021

Pegawai Kejaksaan Negeri Tana Toraja Selesai Vaksinasi COVID-19


Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja dan seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Tana Toraja telah mendapatkan suntikan kedua vaksin Corona Sinovac Hari Senin Pada Tanggal 22 Maret 2021. Proses Vaksinasi kedua ini dilakukan di Tammuan Mali'. Vaksinasi kedua ini dilakukan tepat 14 hari atau dua minggu setelah pemberian Vaksinasi Corona pertama pada Hari Senin Pada Tanggal 08 Maret 2021 lalu. Pemberian jeda 14 hari ini sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) pelaksanaan vaksinasi dari Kementrian Kesehatan. Berdasarkan juknis, vaksin Sinovac diberikan dua kali, dalam rentan jarak waktu penyuntikan 14 hari dan dosis sekali suntik sebesar 0,5 ml. 


Walaupun semua pegawai Kejaksaan Negeri Tana Toraja sudah divaksinasi tapi semua pegawai tetap meningkatkan agar tetap patuh protokol kesehatan karena kunci mencegah penularan Covid-19 adalah Protokol Kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak). 

Video :




Kejaksaan Negeri Tana Toraja Gelar Temu Diskusi Bersama Pengurus DPC LAKI Toraja Utara


 Kejaksaan Negeri Tana Toraja gelar temu diskusi bersama pengurus DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Toraja Utara, Pada Hari Selasa Tanggal 23 Maret 2021 bertempat di Aula Wicaksana Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Dalam diskusi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja,Jefri Penanging Makapedua dan juga dihadiri oleh Kepala Cabang kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao, Dery Fuad Rahmad yang juga Ketua DPC LAKI Toraja Utara serta para anggota.


Kegiatan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah atau tindakan  apa yang akan dilakukan kedepan DPC LAKI Toraja Utara sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat dan kerja sama apa yang perlu ditingkatkan didalam menegakan hukum untuk mendukung program Kejaksaan Negeri Tana Toraja Dalam Memberantas Korupsi.


Hadirnya LAKI di Toraja Utara diharapkan dapat melakukan pengawasan terkait program dan pembangunan pemerintah yang sedang berjalan. Sehingga penyalagunaan wewenang yang bisa mengakibatkan kerugian negara bisa dihindari dan dicegah. 



Video :



Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja

Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja
JEFRI PENANGING MAKAPEDUA, S.H., M.H.

Alamat Kejaksaan Negeri Tana Toraja

Total Pengunjung

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Mars Adhyaksa

Kenali Hukum, Jauhi Hukuman

Selamat Datang di Website Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.